Kamu...
Datang di saat aku begitu menanti indahnya cinta.
Kamu...
Mampu menghapus tiap goresan perih dalam hatiku.
Kamu...
Membuat aku lupa, dan bangkit dari masa lalu ku.
Kamu...
Memberi sejuta harapan yang begitu aku dambakan.
Dan semua itu tinggalah sebuah cerita. Cerita manis yang begitu membuai hati terdalam ku. Hingga saat ku sadari, betapa sangat bodohnya aku. Menaruh besarnya cinta, kepada kamu yang saat ini memilih bahagia yang lain.
Kamu...
Tak pernah bisa menjadikan ku yang kau cinta.
Kamu...
Pergi dengan alasan yang tidak pernah aku mengerti.
Kamu...
Mengubur semua mimpi dan angan bahagia ku.
Kamu...
Kembali memberi perih yang sangatlah aku benci.
Begitu malangnya nasib cinta ku. Berkali-kali aku jatuh dan mencoba bangkit. Kau datang hanya untuk sementara. Lalu pergi dengan semua kisah manis yang kita lalui. Aku terus menunggu di batas perih ini, tapi tak ada yang kunjung datang. Lalu.. Siapakah yang sedang aku nanti?
Cinta ku pergi..
Melebur bak mawar hitam yang tak kan mungkin kembali pada keindahan semulanya.
-Bintang, Senja-
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapus